HARGA KAMBING AQIQAH TAHUN 2015

A. KAMBING Rp.700.000,- BY MASAK Rp.200.000 = 50 PORSI 2 MENU MASAKAN

B. KAMBING Rp.800.000,- BY MASAK Rp.200.000 = 60 PORSI 2 MENU MASAKAN

C. KAMBING Rp.900.000,- BY MASAK Rp.200.000 = 70 PORSI 2 MENU MASAKAN

D. KAMBING Rp.1.000.000,- BY MASAK Rp.200.000 = 80 PORSI 2 MENU MASAKAN

E. KAMBING Rp.1.100.000,- BY MASAK Rp.200.000 = 90 PORSI 2 MENU MASAKAN

F. KAMBING Rp.1.500.000,- BY MASAK Rp.300.000 = 100 PORSI 2 MENU MASAKAN

G. KAMBING Rp.2.000.000,- BY MASAK Rp.300.000 = 120 PORSI 2 MENU MASAKAN

H. KAMBING Rp.2.500.000,- BY MASAK Rp.300.000 = 150 PORSI 2 MENU MASAKAN

MENU PILIHAN :
1. SATE & GULE/SOP
2. SEMUR & GULE/SOP
3. TONGSENG & GULE/SOP
4. RENDANG & GULE/SOP

HARGA NASI BOX Rp.10.500 PER BOX ISI :
NASI, BUAH, KRUPUK, SAMBAL GORENG KENTANG/CAPCAY







HUBUNGI AL-KAHFI AQIQAH

Assalamu'alaikum Wr. Wb.


Untuk memudahkan berkomunikasai dengan kami silahkan menghubungi dengan Whatsap: 081310982360 atau 087808475414 setiap penyembelihan kambing aqiqah akan di dokumentasikan foto penyembelihannya dan akan di share ke konsumen via Whatsap atau bisa juga dilihat FB kami: Oki Al-kahfi Aqiqah

ALAMAT PEMASARAN KAMBING AQIQAH

Kambing aqiqah Tangerang

Harga murah tapi bukan murahan.


Alamat 1 : Binong Permai blok E5/29 Rt01/03 Kec. Curug
Alamat 2 : Griya Curug blok D/20 Rt06/11 Kec. Legok

Telepon : 021 320 616 37 / 95 071 071

Whatsap: 081310982360 / 087808475414

Jumat, 30 Januari 2015

PESANAN AQIQAH CIPONDOH, 31 JAN 2015

Alhamdulillah hari ini Sabtu, 31 Jan 2015 ada pesanan 3 ekor kambing aqiqah dan syukuran dari :
ibu Cecep di Kunciran untuk cucunya :
Nama anak : Ayunda Lovina Maulidyna
Nama ayah : Rifki
Nama ibu : Rezkha
Alamat kirim : Jl. Nurul Yakin Rt 04/04 dekat SMPN 10 Cipondoh Tangerang


Minggu, 25 Januari 2015

PENGIRIMAN KETRING KAMBING AQIQAH

Harga nasi box kambing aqiqah kumplit per box Rp.10.500,- isinya :
- nasi putih di bungkus kertas nasi
- sayur (acar kuning, sambel goreng kentang, buncis, capcay)*
- buah (pisang, jeruk,...)*
- kerupuk udang dibungkus plastik biar gak amem
- menu masakan kambing 2 macam (sate, gule, tongseng, semur, rendang, sop, dll)*
Box kardus ukuran 20x20 pakai sekat mika dan dibungkus kantong plastik putih.


Silahkan di order masakan Kambing Aqiqah kumplit dan praktis hanya ada di AL-KAHFI AQIQAH TANGERANG. 

Semoga berkah...

PENYEMBLIHAN KAMBING AL-KAHFI AQIQAH

Meskipun banyak sekali orderan kambing aqiqah yang berbarengan kami dari AL-KAHFI AQIQAH TANGERANG tidak mencampur pesanan yang satu dengan yang lainnya.




PENGIRIMAN KAMBING QURBAN

Pak Suryanto dan bang Udin siap mengirim hewan qurban ke konsumen


DAGING KAMBING RENDAH KOLESTEROL



Hidangan kambing dan sapi jadi santapan utama di hari raya Idul Adha. Keduanya kaya kandungan vitamin dan zat besi yang bisa menjaga tubuh tetap sehat. Mana yang lebih bernutrisi, daging kambing dan sapi?
Fakta tentang Daging Kambing yang jarang terungkap di masyarakat.
1. Kandungan Kolesterol LEBIH RENDAH dibanding daging merah yang lain!
Sumber: Proceedings Nutrition Society of Australia, 1997. Dari Juni Sumarmono PhD, Dosen Fakultas Peternakan UNSUD Purwokerto dalam majalah Infovet Edisi 112, 2003.
2. Kandungan Lemak Jenuh LEBIH RENDAH dibanding daging lain.
Lemak Jenuh (Saturated Acid Fat), butuh waktu yang sangat lama untuk bisa diurai oleh tubuh. Ikatan reaksinya menjadi LDL (Low Density Lipo-protein), membentuk lapisan dinding dalam pembuluh darah, bisa menggumpal jadi plak, yang mengakibatkan penyempitan rongga aliran darah juga menjadikan pembuluh darah tidak fleksibel. Inilah sebab utama dari penyakit jantung, Hypertensi dan Stroke . Maka sering disebut Lemak Jenuh = Lemak Jahat.
3. Kandungan Zat Besi LEBIH TINGGI dibanding daging lain.
Zat Besi berperan penting untuk pengangkutan oksigen dan melancarkan aliran listrik dalam otak.
Dan bersama dengan DHA, Omega 3 dan vitamin B12, mampu meningkatkan perkembangan otak.
4. Mempunyai banyak kandungan Mineral & Vitamin ( Kalsium, Fosfor, Potasium, Selenium, Manganese, Niacin, Folate, Zing, Copper, Sodium, Vitamin; B1, B2, B3, B9, B12, E, K, Omega3, Omega6, dll).
5. Lebih Orisinil & Alami dibanding daging lain!
Zaman ini bidang peternakan menggunakan berbagai teknik rekayasa dlm program penggemukan hewan ternak hingga bisa lebih cepat & hasil daging yg lebih banyak.
Tidak seperti ternak lain yg mudah direkayasa pertumbuhanya, karakter khas dari Kambing: sulit untuk direkayasa pertumbuhanya! Karena dibanding hewan ternak lain, Kambing termasuk hewan ternak yang lebih sulit beradaptasi dan rentan (mudah mati) ketika mengalami perubahan.



Sumber dari : www.kedokteran.info
 

HUKUM JUAL BELI ONLINE



HUKUM JUAL BELI ONLINE
Assalamualaikum ustadz.
Saya ingin bertanya tentang hukum boleh atau tidaknya melakukan jual beli via internet, karena saya sering melakukan itu. Saya sering membeli barang di internet, lalu saya melakukan konfirmasi pembelian, kemudian saya mengirimkan uang melalui transfer bank, lalu saya mengkonfirmasi pembayaran saya dan pihak penjual mengrimkan konfirmasinya melalui e-mail. Menurut ustadz cara jual beli online seperti itu dibolehkan/tidak? lalu apa landasan hukumnya ustadz? apa ada hadits yang mengqiyaskan tentang jual beli onlien ustadz? Mohon dijawab ya ustadz pertanyaan saya, agar saya dapat memestikan tindakan saya ini. Terimakasih. Wassalamualaikum. (Ica Hanisah)
Wa’alaikumsalam warahmatullah.

Saudari Ica yang  terhormat.

Seiring dengan perkembangan zaman, interaksi sesama manusia guna memenuhi kebutuhan juga mengalami modifikasi sedemikian rupa. Pada mulanya sistem penukaran barang  hanya bisa dilakukan secara manual (barter) dengan mengharuskan kehadiran antara  penjual dan pembeli di satu tempat dengan adanya barang disertai dengan transaksi (ijab dan qabul). Namun dengan kemudahan  fasilitas dan  semakin canggihnya tekhnologi, proses jual beli yang tadinya mengharuskan cara manual bisa saja dilakukan via internet sebagaimana pertanyaan yang saudari sampaikan.

Pertanyaan ini mirip dengan yang pernah dibahas dalam forum Bahtsul Masail Muktamar NU ke-32 di Makasar tahun 2010. Adapun jawabannya adalah bahwasannya Hukum akad (transaksi) jual beli melalui alat elektronik sah, apabila sebelum transaksi kedua belah pihak sudah melihat mabi’ (barang yang diperjualbelikan) atau telah dijelaskan baik sifat maupun jenisnya, serta memenuhi syarat-syarat dan rukun-rukun jual beli lainnya  dengan dasar pengambilan hukum;

1. Syarh al-Yaqut an-Nafis karya Muhammad bin Ahmad al-Syatiri:

وَالْعِبْرَةُ فِي الْعُقُودِ لِمَعَانِيهَا لَا لِصُوَرِ الْأَلْفَاظِ وَعَنِ الْبَيْعِ وَ الشِّرَاءِ بِوَاسِطَةِ التِّلِيفُونِ وَالتَّلَكْسِ وَالْبَرْقِيَاتِ كُلُّ هذِهِ الْوَسَائِلِ وَأَمْثَالِهَا مُعْتَمَدَةُ الْيَوْمِ وَعَلَيْهَا الْعَمَلُ
Yang diperhitungkan dalam akad-akad adalah subtansinya, bukan bentuk lafalnya. Dan jual beli via telpon, teleks dan telegram dan semisalnya telah menjadi alternatif utama dan dipraktikkan.

2. Nihayah al-Muhtaj ila Syarh al-Minhaj karya Syihabuddin Ar-Ramli:

(وَالْأَظْهَرُ أَنَّهُ لَا يَصِحُّ) فِي غَيْرِ نَحْوِ الْفُقَّاعِ كَمَا مَرَّ (بَيْعُ الْغَائِبِ) وَهُوَ مَا لَمْ يَرَهُ الْمُتَعَاقِدَانِ أَوْ أَحَدُهُمَا ثَمَنًا أَوْ مُثَمَّنًا وَلَوْ كَانَ حَاضِرًا فِي مَجْلِسِ الْبَيْعِ وَبَالِغًا فِي وَصْفِهِ أَوْ سَمْعِهِ بِطَرِيقِ التَّوَاتُرِ كَمَا يَأْتِي أَوْ رَآهُ فِي ضَوْءٍ إنْ سَتَرَ الضَّوْءُ لَوْنَهُ كَوَرَقٍ أَبْيَضَ فِيمَا يَظْهَرُ
(Dan menurut qaul al-Azhhar, sungguh tidak sah) selain dalam masalah fuqa’-sari anggur yang dijual dalam kemasan rapat/tidak terlihat- (jual beli barang ghaib), yakni barang yang tidak terlihat oleh dua orang yang bertransaksi, atau salah satunya. Baik barang tersebut berstatus sebagai alat pembayar maupun sebagai barang yang dibayari. Meskipun barang tersebut ada dalam majlis akad dan telah disebutkan kriterianya secara detail atau sudah terkenal secara luas -mutawatir-, seperti keterangan yang akan datang. Atau terlihat di bawah cahaya, jika cahaya tersebut menutupi warna aslinya, seperti kertas putih. Demikian menurut kajian yang kuat.

Dalam pandangan madzhab Syafi’i (sebagaimana referensi kedua),  barang yang diperjual belikan disyaratkan dapat  dilihat secara langsung oleh kedua belah pihak. Hal ini merupakan bentuk kehati-hatian agar tidak terjadi penipuan (ghoror) dalam jual beli karena Rasulullah melarang praktek yang demikian, sebagaimana  dalam sebuah hadis dinyatakan:

نَهَى رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ بَيْعِ الْغَرَرِ

Artinya: Rasulullah saw melarang jual beli yang didalamnya terdapat penipuan. (HR.Muslim).

Saudari Ica yang kami hormati.

Jawaban ini kiranya dapat dijadikan acuan dalam tindakan yang anda lakukan. Karena pada dasarnya Islam sangat menekankan kepuasan (taradhin) diantara pihak penjual dan pembeli disamping juga mengantisipasi terjadinya penipuan dalam transksi jual beli. Mudah-mudahan interaksi yang kita lakukan sesuai dengan subtansi ajaran Rasulullah SAW. Amin
Sumber dari : www.nu.or.id
NB : Bagi calon konsumen AL-KAHFI AQIQAH yang mau melihat kambing bisa datang langsung ke tempat kami atau bisa juga kami kirimkan foto/video lewat whatsap.

Jumat, 23 Januari 2015

USAHA KAMBING AQIQAH



Sebagian besar masyarakat Indonesia adalah muslim. Salah satu ajaran yang disunahkan kepada umat muslim adalah melakukan akikah. Menurut bahasa, “akikah” berarti memutus atau memotong, sedangkan berdasarkan istilah syar’i akikah adalah menyembelih kambing untuk anak yang baru dilahirkan.

Berdasarkan data pemerintah, setiap tahun di Indonesia lahir 4,5 juta bayi. Ada kecenderungan, sebagian besar masyarakat yang hendak melakukan akikah tidak mau repot. Artinya mengajak pihak ketiga membantu proses memotong kambing atau domba dan sekaligus memasaknya. Hal ini menjadi satu peluang usaha untuk berbisnis akikah. Peluang bisnis inilah yang selanjutnya diseriusi oleh Teguh Arif Hidayat.

Pada 2007 silam dia memulai bisnis akikah As Shidiq. Awalnya dia hendak mencari kambing atau domba untuk akikah anak pertamanya. Tapi, dia kesulitan mencari lembaga profesional yang bisa membantu menyediakan kambing atau domba untuk akikah. “Saking sulitnya, saya baru mendapatkan di wilayah Priuk, Jakarta Utara,” ungkap dia.

Dari situlah akhirnya bapak dua anak ini mulai berpikir untuk memulai usaha layanan akikah secara profesional. Dengan modal tabungan Rp750.000, Teguh memberanikan diri membeli beberapa perlengkapan memasak seperti kompor dan penggorengan. Kambing atau domba baru dibeli setelah ada pesanan.

Di awal memulai usaha, dia melakukan strategi pemasaran dengan mencetak brosur tentang keberadaan usahanya serta menyebarkan ke sejumlah tempat strategis. Salah satunya dititipkan di apotek. Selain itu dengan memberikan informasi langsung kepada rekan kerja, tetangga, dan saudara. Selain itu, As Shidiq juga memberi kesempatan kepada masyarakat melakukan pembelian hewan untuk akikah dengan cara mencicil.

Hal ini untuk mempermudah masyarakat yang ingin akikah, namun memiliki dana terbatas. Nilai angsurannya disesuaikan harga hewan akikah dan perkiraan tanggal kelahiran anak. Hasilnya cukup positif. Pada bulan pertama ada tujuh konsumen yang memesan hewan akikah kepada Teguh. Bulan kedua 12 ekor dan bulan ketiga 20 ekor. Perkembangan usaha yang cukup baik itu membuat rekan kerja Teguh mau menyuntikkan dana sekitar Rp5 juta.

Sekaligus menunjuk pemasok kambing atau domba dari sejumlah daerah. Setelah itu usaha yang dijalankan Teguh semakin berkembang. Dia bahkan sudah bisa membeli lahan untuk membangun rumah dan 3 x 5 meter di antaranya untuk membangun kandang kambing atau domba serta dapur. Lokasinya di belakang rumah di Petukangan Selatan, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, sehingga proses pemotongan hingga memasak dilakukan di satu tempat. Kualitas dan jenis layanan pun ditingkatkan.

Di antaranya memberikan menu masakan variatif sesuai selera pemesan seperti gulai, semur, tongseng, dan kare. Hewan dapat dilihat dan dipilih langsung di tempat. Pemotongan dapat disaksikan langsung atau dilakukan sendiri. Selain itu bisa antar, dan potong gratis. “Ada bonus buku risalah akikah dan jika diperlukan dokumentasi pemotongan hewan,” ujarnya seperti dilansir Harian Seputar Indonesia. 

Teguh pun terus melakukan inovasi dalam memasarkan layanan akikahnya. Kali ini melalui dunia maya dengan membuat website bernama aqiqahmurah.com.

Di website tersebut, dia menginformasikan mengenai tipe dan harga kambing atau domba yang dijual. Sekaligus berbagai informasi terkait dengan berbagai hal tentang akikah yang bisa menjadi edukasi bagi calon konsumen. Namun, dia mengaku penjualan lewat online hanya melengkapi strategi pemasaran yang selama ini dilakukan.

Tidak heran kalau saat ini hampir 90% pembelian hewan ke As Shidiq melalui rekomendasi konsumen sebelumnya. Itu tidak terlepas dari konsep one solution yang diterapkan,harga murah, serta menjaga kepercayaan konsumen dengan memberikan pelayanan terbaik. Saat ini Teguh bisa menjual hewan akikah sekitar 750 ekor per bulan dengan omzet ratarata Rp750 juta.

Keuntungan kotor yang bisa diraih per ekor sekitar 20-30%, dari harga Rp600.000 hingga Rp1 juta. “Kami main di kalangan menengah ke bawah, sekalian edukasi bahwa akikah murah itu bisa. Selama ini persepsinya akikah mahal, padahal tidak. Bahkan dulu saya jual Rp400.000 per ekor dan tetap sesuai syar’i umurnya cukup dan sehat,” kata dia.

Seiring dengan perkembangan permintaan dari konsumen, lelaki yang hobi membaca ini tidak lagi hanya menjual hewan akikah. Dia kini melebarkan sayap bisnisnya ke usaha katering dan resto. Dia menilai bisnis katering masih terkait dengan usaha sebelumnya sehingga konsumen bisa sekalian memesan makanan untuk disajikan kepada undangan yang hadir pada acara akikah.

Sedangkan usaha resto baru dibuka beberapa bulan lalu di Jalan Ciledug Raya, Petukangan Selatan. Menu yang dijadikan andalan adalah sate kambing dan domba. Meski sekilas menu yang ditawarkan terlihat sama, Teguh mengklaim citra rasa restonya berbeda dari tempat lain. Antara lain sate kambing rasa barbeque, saos padang, dan lada hitam.

Saat ini suami dari Nurlela itu tengah berupaya memperbesar bisnisnya dengan membuat sistem yang memungkinkan terciptanya kemitraan lewat cara memasukkan modal. “Franchise bukanlah konsep yang kami pilih. Kita membuat sistem kemitraan dengan join pendanaan. Jadi tetap kita kelola. Orang mau ikutan silakan saja dengan sistem bagi hasil,” tuturnya.
Sumber dari : Ciputra Enterprenership